Tingkatkan Nilai Kopi, Kemendag: Jangan Cuma Diaduk Saja

Friday, June 3rd 2016. | Bisnis Kopi

Dedy Afrianto, Jurnalis, Jum’at, 3 Juni 2016 – 17:04 wib

JAKARTA – Kopi Indonesia saat ini telah menjadi primadona dunia internasional. Pengalaman Indonesia dalam menanam kopi sejak zaman Hindia Belanda telah menyebabkan kualitas kopi di Indonesia berhasil menyaingi kopi-kopi dari negara-negara di Amerika dan Timur Tengah.

Namun, saat ini nilai jual kopi di Indonesia masih rendah. Masyarakat pun belum dapat menjadikan kopi sebagai sumber peningkatan perekonomian.

Untuk itu, saat ini pemerintah akan mencoba memberdayakan anak muda untuk dapat mengolah kopi guna memiliki nilai jual lebih. Salah satunya adalah dengan proses pembuatan kopi yang menarik bagi konsumen.

“Sekarang lifestyle-nya berubah. Cara menyajikan kopinya yang berubah. Itu yang sekarang dibuat. Jadi anak-anak muda yang kreatif kita bina,” jelasnya dalam acara diskusi perkopian nasional di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (3/6/2016).

(Baca Juga: Kopi RI Terbaik di Dunia, Petani Tak Kunjung Sejahtera)

Anak muda pun dituntut untuk dapat kreatif agar kopi di Indonesia memiliki nilai jual tinggi. Diharapkan, kopi nantinya dapat mengurangi jumlah penggangguran di Indonesia.

“Bagaimana menyajikan kopi bukan cuma diaduk aja. Ada macam-macam, padahal rasa kopinya sama,” tukasnya.

Untuk diketahui, perdagangan kopi nantinya juga akan lebih didorong untuk dilakukan melalui Bursa Berjangka Jakarta (BBJ). Diharapkan, harga kopi dapat semakin melejit, khusunya harga kopi asal Indonesia yang telah menjadi produsen utama di dunia.

(dni)

Facebook Comments
tags: , ,